Just a women which want to get a lot of experience to know the interest of world!! Karena hidup bukan tentang menunggu badai segera berlalu tapi bagaimana berdansa di tengah derasnya hujan ...
Jumat, 22 Juli 2011
cara q mencintaimu
Mendengar derap kaki langkahmu
Melihat gurat gurat wajahmu
Adalah kebahagiaan tiada terkira bagi diriku
Biarlah..
Biar engkau tidak memikirkanku
Memimpikanmu adalah hal mustahil bagi qu
Melihatku adalah hal yang biasa untukmu
Tapi bagiku memimpikanmu dan bisa mendptkanmu adalah karunia tuk ku
Melihatmu adalah sesuatu yang kutunggu
Biarlah..
Hanya tiga huruf balasan pesan darimu
Hanya sepatah kata yang keluar dari mulutmu
Tapi bagiku..
Satu lembar pesan kurasa kurang
Satu jam ucapan belum cukup menerangkan
Saat pergi denganmu
Berusaha kau untuk sejauh mungkin berada dariku
Tapi bagiku..
Menghirup aroma tubuhmu
Sudah cukup menghiburku
Itulah caraku mencintaimu meski kau tak mengetahuinya
Mencintai yang tak memiliki
Karena mencintai adalah memberi yang terbaik
Untuk orang yang kita sayangi
Bagaimana melihatmu bahagia sekarang dan nanti
Rabu, 06 Juli 2011
Jika Hidup Adalah Petualangan, Maka Aku Adalah Petualang Dalam Hidupku
Senin, 04 Juli 2011
Cinta Sejati Seorang Ibu
Kiranya di dunia ini, tidak ada budi yang bisa mengimbangi ataupun membalas cinta seorang ibu. Cinta seorang ibu mengalir dalam darah dan ruh kita. Anak adalah buah cinta dari dua hati, namun ia tidak dititipkan dalam dua rahim. Ia dititipkan dalam rahim sang ibu, selama sembilan bulan: disana ia hidup dalam kesunyian sembari menghisap saripati kehidupan sang ibu. Kemudian ia keluar diantar oleh darah.
Bakti hidup cinta seorang ibu kepada anak, adalah dengan merawat sembari mengharapkan kehidupan anaknya. Tapi bakti anak kepada ibu, kenyataannya adalah merawat sembari menunggu kematiannya. Begitulah kira-kira, yang menjadikan balas budi kepada seorang ibu itu, tidak akan pernah cukup.
Kemudian jika seorang anak telah menghadapi takdir kematian sebelum orang tuanya, itu justru menjadi tabungan di akhirat bagi kedua orang tuanya. Yang kelak, dari seorang anak itu bisa lahir syafaat, yang memudahkan untuk menapak ke syurga, atau sekedar mengurangi penderitaan di neraka.
Siapapun tidak bisa menebak dengan pasti takdir seseorang. Adakalanya sebuah mangga muda jatuh lebih awal dari yang tua, bahkan bunganya pun dapat berguguran lebih awal.
Cinta ibu kepada anaknya sungguh sangatlah dalam, karena cinta ini lahir dari darah dan ruhnya. Maka ketika seorang anak dipanggil oleh ALLAH SWT, ibulah yang begitu merasakan haru melebihi yang lainnya. Sejenak ia berkata dalam jiwanya; itu harapan masa depannya, itu hidupnya, itu silsilah yang akan menyambung kehadirannya sebagai peserta perlombaan menuju ALLAH SWT di alam raya. Selebihnya anak adalah amanah langit yang harus dipertanggung jawabkan di akhirat. Dan lebih jauhnya lagi, anak juga menjadi penentu masa depannya di akhirat. Yang memberikan sepucuk pengharapan, tentang tempat yang lebih terhormat di surga.
Doa sang ayah dan ibu, selamanya merupakan potongan-potongan jiwanya. Karena itulah ia selamanya terkabul!!
Langganan:
Postingan (Atom)


